Pengertian Dari Kebutuhan Primer, Sekunder dan Tersier



Pengertian Dari Kebutuhan Primer, Sekunder dan Tersier

Setiap manusia pasti memiliki kebutuhan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kebutuhan yang dimaksud adalah sesuatu yang harus dicari untuk mempertahankan hidup di masyarakat. Kebutuhan ini dapat terpenuhi jika manusia berusaha dengan bekerja keras.


Pada umumnya kebutuhan mamnusia bermacam-macam salah satunya ialah kebutuhan menurut intensitas kemanfaatan, yang dibedakan menjadi tiga, yaitu kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier. Berikut ini akan diuraikan pengertian dari ketiga jenis kebutuhan menurut intensitas kenamfaatannya tersebut beserta contohnya.

1. Kebutuhan Primer

Kebutuhan primer adalah kebutuhan utama yang harus dipenuhi untuk mempertahankan kelangsungan hidup manusia secara wajar atau layak. Menurut ILO (International Labour Organization) bahwa kebutuhan primer adalah kebutuhan fisik minim masyarakat, berkaitan dengan kecukupan kebutuhan pokok setiap masyarakat, baik masyarakat kaya maupun miskin.

Contoh kebutuhan primer yaitu meliputi kecukupan pangan dan gizi, sandang, perumahan, pendidikan, pelayanan kesehatan dan sarana-sarana pendukung lainnya seperti transportasi, persediaan air minum, rasa aman, dan sebagainya.

2. Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang sifatnya melengkapi kebutuhan primer dan kebutuhan ini baru terpenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan ini bukan berarti tidak penting, karena sebagai manusia yang berbudaya, yang hidup bermasyarakat sangat memerlukan berbagai hal lain yang lebih luas dan sempurna, baik mengenai mutu, jumlah, dan jenisnya.

Kata sekunder berasal dari Bahasa Latin secundus yang artinya kedua. Orang yang telah dapat memiliki rumah secara otomatis akan membutuhkan perabot untuk mengisi atau melengkapi rumahnya, jadi perabot rumah tangga bisa dikatakan sebagai kebutuhan sekunder. Setelah kebutuhan primer terpenuhi orang akan cenderung memenuhi kebutuhan sekundernya untuk meningkatkan kenyamanan hidupnya.

Contoh kebutuhan sekunder antara lain televisi, kulkas, sepeda motor, dan kebutuhan-kebutuhan lain yang mendukung kebutuhan primer.

3. Kebutuhan Tersier

Kebutuhan tersier timbul setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Pada umumnya, kebutuhan tersier ini disebut kebutuhan mewah, karena pemenuhan kebutuhannya tertuju pada barang-barang mewah yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang berpenghasilan tinggi.

Pemenuhan kebutuhan tersebut lebih bersifat untuk menjaga prestise seseorang di tengah masyarakat. Hal yang perlu dipahami adalah batas antara kebutuhan primer, sekunder, dan tersier untuk tiap orang tidaklah sama.

Tergantung kedudukan dan strata ekonomi orang tersebut dalam masyarakat. Bagi wanita di pedesaan, berlian masih merupakan kebutuhan tersier atau kemewahan, namun bagi para artis berlian adalah kebutuhan primer untuk menunjang penampilannya.

Contoh kebutuhan tersier adalah perhiasan berlian, rumah mewah, mobil mewah, dan lain-lain. Apabila seseorang dapat memenuhi kebutuhan tersiernya,  maka dapat meningkatkan status sosial (prestise)nya di masyarakat.

Kebutuhan primer dan sekunder merupakan kebutuhan-kebutuhan dari manusia yang digolongkan ke dalam kebutuhan jika dilihat menurut intensitas atau seberapa seringnya kebutuhan tersebut dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan kebutuhan tersier hanya sebagai pelengkap dari kedua kebutuhan tersebut, dan tergantung pada tingkat kekayaan seseorang.

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian dari kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier yang kami kutip dari sumber yang ada dibawah. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan teman-teman mengenai kebutuhan primer, sekunder dan tersier tersebut.

Like, Share, dan Subscribe yah teman. :)



Sumber pustaka : Ekonomi : Untuk SMA/MA Kelas X / Oleh Mintasih Indriayu — Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009.

Materi Lainnya:

12 Responses to "Pengertian Dari Kebutuhan Primer, Sekunder dan Tersier"