klik disini
Home » » Sistem Pemilihan Umum (Pemilu)

Sistem Pemilihan Umum (Pemilu)


Sistem Pemilihan Umum (Pemilu) ~ Berikut ini sistem-sitem dalam pemilihan umum (Pemilu), yaitu : (1) Pemilihan anggota DPR, DPRD I, dan DPRD II menggunakan sistem proporsional berdasarkan stelsel daftar. Besarnya atau kekuatan perwakilan organisasi dalam DPR, DPRD I, dan DPRD II sejauh mungkin berimbang dengan besarnya dukungan dalam masyarakat pemilih.


Untuk mencapai tujuan itu, suatu Organisasi Peserta Pemilu (OPP) yang nama-nama calonnya disusun dalam Daftar Calon mendapat jumlah kursi berdasarkan Bilangan Pembagian Pemilihan (BPP).

BPP adalah suatu bilangan yang diperoleh dengan membagi jumlah seluruh suara yang masuk dengan jumlah kursi yang tersedia. (2) Sistem pemilihan umum menggunakan sistem daftar yang menggambarkan adanya pengakuan terhadap stelsel organisasi yan ikut serta dalam kehidupan ketatanegaraan.

Sistem Pemilihan Umum (Pemilu)
Indonesian Elections illustration,
(3) Tiap-tiap daerah tingkat I mendapat sekurang-urangnya seorang wakil (di DPR) yang ditetapkan berdasarkan sistem perwakilan berimbang. (4) Pemilihan Umum diselenggarakan dengan pemungutan suara untuk DPR, DPRD I, dan DPRD II dengan menggunakan 3 macam surat suara untuk ketiga jenis Badan Perwakilan Rakyat. Hal itu dilakukan serentak pada tanggal yang sama di seluruh Indonesia.

Selain ketentuan-ketentuan di atas, juga ditentukan syarat-syarat Pemilihan Umum (Pemilu) berikut. Khusus di DKI Jakarta, hanya digunakan 2 macam surat suara untuk memilih anggota DPR dan DPRD I. dan Suara hasil Pemilihan Umum di luar negeri digabungkan dengan suara untk DPR dan DKI Jakarta.  SELANJUTNYA 


Baca juga Postingan lainnya yang berhubungan dengan "pemilu" berikut ini :



Posted By Muhammad Malik on | 10:05:00 PM


0 komentar:

Post a Comment

Klik disini
Back to top