Awan terdiri dari tetesan uap air atau kristal es. Beberapa factor yang memengaruhi terbentuknya awan yaitu tekanan udara, angin, suhu, kelembaban udara, dan sinar matahari. Berdasarkan bentuknya, awan dapat dibedakan menjadi tiga kelompok utama, yaitu.
- Cirrus, yaitu awan yang terdiri dari kristal es yang berbentuk seperti benang, bulu putih;
- Sirrocumulus merupakan awan yang berbentuk berbulu halus, awan kecil dan serpihan yang berwarna putih; dan
- Stratus, yaitu Sirrostratus merupakan selubung awan yang transparan yang terdiri kristal es. Awan ini dapat menyebabkan munculnya lingkaran cahaya di sekitar Matahari atau Bulan.
Berdasarkan ketinggiannya kita mengenal empat kelompok utama, yaitu sebagai berikut.
- Awan tinggi, yang terletak antara 5 - 13 km diatas permukaan Bumi, seperti Cirrus, Cirrostratus, dan Cirrocumulus.
- Awan pertengahan, yang terletak pada ketinggian antara 2 - 7 km meter di atas permukaan Bumi, misalnya:
- Altostratus merupakan lapisan awan yang berwarna abu-abu pekat, seringkali buram yang memungkinkan terdapat sedikit sinar Matahari. Awan ini dapat menyebabkan gerimis.
- Altokomulus merupakan kumpulan awan yang berwarna abu-abu yang berbentuk gulungan, awan bulu-halus kasar yang seakan-akan teratur tatanannya.
- Awan rendah, yang terletak pada ketinggian kurang dari 0 - 13 km di atas permukaan Bumi yang terjadi ketika udara naik, misalnya:
- Kumulus merupakan awan dengan dasar tumpukan datar lebih gelap. Perkembangan vertikalnya terlihat seperti kapas atau kembang kol.
- Nimbostratus merupakan awan yang dapat menyebabkan hujan dan berwarna abu-abu dengan garis luar yang tidak jelas. Awan ini mengindikasikan terjadinya hujan yang merata dan dengan durasi waktu yang lama.
- Kumulonimbus merupakan awan yang dapat menyebabkan hujan Guntur. Bentuk dasarnya mirip landasan.
- Awan yang terletak pada ketinggian kurang dari 0 - 2 km di atas permukaan Bumi, misalnya:
- Stratokomulus merupakan awan yang berwarna abu-abu berbentuk seperti sebagai baris panjang atau gulungan.
- Stratus merupakan awan yang berwarna abu-abu secara merata yang dapat menyebabkan kabut.

0 Response to "Pengelompokan Awan Berdasarkan Bentuk dan Ketinggiannya"
Posting Komentar