Fungsi Fungsi Garis Bujur (Meridian) Pada Peta


Garis bujur adalah garis khayal di permukaan bumi yang menghubungkan Kutub Utara dengan Kutub Selatan. Garis bujur 0° yang melewati kota Greenwich dekat London (Inggris) disepakati sebagai meridian utama dan dijadikan pedoman internasional dalam penentuan waktu di berbagai tempat yang berbeda di permukaan bumi.

Garis bujur dibagi dua yaitu garis bujur timur dan garis bujur barat. garis bujur timur, ialah garis yang berada di sebelah timur garis meridian utama besarnya 0 – 180°. Sedangkan garis bujur barat, ialah garis bujur yang berada di sebelah barat garis meridian utama besarnya 0 – 180°. Garis bujur (meridian) pada peta berfungsi untuk:

  1. Menentukan letak suatu tempat di permukaan bumi,
  2. Menentukan waktu suatu tempat di permukaan bumi,
  3. Memperagakan gerak rotasi bumi,
  4. Memperagakan terjadinya siang dan malam sebagai akibat rotasi bumi dan penyinaran matahari,
  5. Memperagakan proses terjadinya gerhana matahari dan gerhana bulan,
  6. Mengetahui proses perubahan musim berdasarkan perubahan gerakan semumatahari terhadap bumi,
  7. Menentukan pembagian waktu di bumi berdasarkan garis bujurnya,
  8. Mengetahui pembagian iklim di permukaan bumi berdasarkan garis lintangnya, dan
  9. Membandingkan luas daratan dan lautan di permukaan bumi.

Sumber pustaka : IPS / Budi Sanjaya, Farida Sarimaya, Iyus Andi Nugraha, Nanang Sukandar, Nian Tresnawati, Yeti Royeti ; editor, Dimas Handi Hijrah Saputra.—Jakarta : Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Materi Lainnya:

0 Response to "Fungsi Fungsi Garis Bujur (Meridian) Pada Peta"

Posting Komentar