Terkadang orang mengartikan istilah pantai sama dengan pesisir. Padahal, yang dimaksud dengan pantai adalah daerah yang meliputi pesisir sampai daerah yang lebih jauh ke arah daratan, meskipun batasnya masih kurang jelas.
Sedangkan pesisir, merupakan daerah pertemuan daratan dengan lautan, dimulai dari batas air laut pada saat pasang surut terendah menuju ke arah darat sampai batas tertinggi yang mendapat pengaruh gelombang pada waktu badai. Oleh karena itu, pesisir merupakan bagian dari pantai.
- Pantai landai, yaitu pantai yang memiliki topografi hampir datar, contohnya pantai Parangtritis dan pantai Pangandaran
- Pantai curam, yaitu pantai yang topografinya bergunung-gunung, karena hantaman ombak yang besar, terbentuklah tebing-tebing yang curam dan laut yang dalam. Contoh: pantai selatan Pulau Jawa dan pantai barat Pulau Sumatra.
- Pantai bertebing, yaitu pantai yang curam di muka tebingnya, akibat abrasi. Hasil abrasi diendapkan di sekitarnya sehingga lautnya dangkal. Pantai ini disebut pula flaise.
- Pantai karang, yaitu pantai yang di sepanjangnya terdapat batu-batu atau pulau-pulau karang. Contoh: pantai Maluku, pantai Nusa Tenggara, dan pantai Sulawesi.
Sumber pustaka : IPS / Budi Sanjaya, Farida Sarimaya, Iyus Andi Nugraha, Nanang Sukandar, Nian Tresnawati, Yeti Royeti ; editor, Dimas Handi Hijrah Saputra.—Jakarta : Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

0 Response to "Macam-Macam Bentuk Pantai"
Posting Komentar